Kenapa Tubuhmu Butuh Zink? Ini Fakta yang Perlu Kamu Tahu!

28-10-2025 Umum Dilihat 179 kali

Zink merupakan mikronutrien penting yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi, meskipun hanya diperlukan dalam jumlah yang kecil. Tubuh manusia tidak dapat memproduksi zink secara alami sehingga kita harus memenuhi asupan zink melalui perantara makanan. Menurut World Health Organization (WHO), defisiensi zink yang memengaruhi hampir 2 miliar orang di dunia menjadi salah satu penyebab meningkatnya beban penyakit global, sehingga menjaga kecukupan zink setiap hari sangatlah penting.

Daging merah, kacang-kacangan, dan biji-bijian adalah makanan yang kaya akan zink dan sering kita temukan dalam keseharian. Selain itu, ayam, telur, dan produk susu (seperti keju dan yoghurt) juga bisa menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan zink harian. Dengan mengonsumsi beragam makanan ini secara seimbang, tubuh dapat memperoleh asupan zink yang cukup.

Zink memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Zink berperan dalam membantu tubuh menjalankan berbagai fungsi, seperti mengolah protein, lemak, dan materi genetik. Zink juga membantu proses kinerja sel dan mendukung pertumbuhan tubuh dengan baik. Manfaat lain dari zink, yaitu membantu proses penyembuhan luka lebih cepat, menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, membantu produksi dan penyimpanan insulin, serta membantu kerja kelenjar tiroid dan mendukung metabolisme tubuh agar berjalan lancar.

Kondisi kekurangan zink tidak boleh disepelekan karena dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Tanda bahwa tubuh mengalami kekurangan zink adalah mengalami kerontokan rambut, melemahnya daya tahan tubuh, dan terjadinya permasalahan kulit (ruam atau iritasi). Selain itu, kekurangan zink juga dapat menghambat proses penyembuhan luka serta meningkatkan risiko tubuh mengalami infeksi, seperti diare dan malaria.

Jika tubuh tidak memperoleh cukup zink dari makanan atau saat kebutuhan tubuh meningkat karena kondisi tertentu, maka konsumsi suplemen yang mengandung zink adalah salah satu cara untuk memenuhi kecukupan zink tersebut. Zink termasuk sebagai produk suplemen kesehatan yang harus terdaftar di BPOM dengan nomor izin edar SD/SI/SL dan 9 digit angka. Meskipun suplemen zink memiliki peran penting bagi tubuh, zink tetap harus dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai anjuran. Berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 15 Tahun 2024, batas aman maksimum konsumsi zink per hari adalah 30 mg yang digunakan dalam bentuk kombinasi.

Konsumsi zink secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping, seperti gangguan pencernaan atau gangguan dalam penyerapan mineral lainnya. Oleh karena itu, penuhi kebutuhan zink dari pola makan yang sehat dan konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum konsumsi suplemen zink apabila diperlukan, terutama pada kondisi tertentu, misalnya kondisi hamil, menyusui, kondisi medis khusus, dan/atau penggunaan obat-obatan tertentu lainnya.

(AW)

Referensi:

 
 
Sarana