Mengenal Exosome: Kantung yang Bermanfaat dalam Regenerasi Kulit
Belakangan ini, beberapa brand kosmetik meluncurkan produk yang mengandung exosome. Namun, sebenarnya apa sih exosome itu?
Exosome adalah vesikel atau kantung kecil yang dihasilkan oleh hampir semua jenis sel, baik hewan, tumbuhan, maupun manusia. Di dalamnya terdapat protein, lemak, atau materi genetik (DNA, RNA) yang berfungsi dalam interaksi antarsel. Exosome ini mulai dikenal pada tahun 1980-an karena kemampuannya dalam meregenerasi jaringan.
Manfaat Exosome untuk Kulit
Exosome memiliki protein dan faktor pertumbuhan yang membantu proses pembentukan kolagen. Selain itu, exosome juga berperan dalam pembentukan pembuluh darah baru. Kedua hal tersebut membuat exosome bermanfaat dalam proses regenerasi kulit dan penyembuhan luka. Seperti yang kita tahu, kolagen juga mampu mengikat air sehingga menjaga kulit terhidrasi dan tetap elastis. Oleh karena itu, exosome memiliki peran sebagai anti-aging dan anti-wrinkle.
Dengan teknologi mutakhir, exosome dapat dimodifikasi untuk menyimpan dan mengangkut bahan-bahan aktif, seperti hyaluronic acid, peptides, dan antioxidant. Bahan-bahan aktif tersebut akan dikemas dan diantarkan langsung menuju sel kulit sehingga menjaga stabilitas dan meningkatkan efikasinya.
Penggunaan Exosome
Penggunaan exosome dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti langsung diaplikasikan pada kulit (misalnya dalam bentuk serum, masker, atau krim), menggunakan microneedle, melalui transdermal drug delivery, atau bahkan dengan injeksi. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua produk exosome masuk dalam kategori kosmetik.
Sesuai dengan Peraturan BPOM No. 3 Tahun 2022, kosmetik didefinisikan sebagai bahan atau sediaan yang dimaksudkan untuk digunakan pada bagian luar tubuh manusia seperti epidermis, rambut, kuku, bibir, dan organ genital bagian luar, atau gigi dan membran mukosa mulut. Produk yang dikategorikan kosmetik juga harus memiliki fungsi untuk membersihkan, mewangikan, mengubah penampilan, memperbaiki bau badan, melindungi atau memelihara tubuh pada kondisi baik.
Selain itu, berdasarkan Siaran Pers Nomor HM.01.1.2.11.24.159 Tanggal 12 November 2024, produk yang digunakan dengan jarum, microneedle, atau dengan cara diinjeksikan tidak dikategorikan sebagai kosmetik. Oleh karena itu, produk exosome yang digunakan dengan melalui microneedle, transdermal drug delivery, atau injeksi bukan merupakan kosmetik dan penggunaanya harus dilakukan dan/atau diawasi oleh tenaga kesehatan.
Di Indonesia, sudah terdapat produk kosmetik yang mengandung exosome dan telah mendapatkan notifikasi dari BPOM. Sebelum beredar, bahan exosome tersebut harus melalui proses pengkajian keamanan, kemanfaatan, dan mutu oleh BPOM untuk memastikan penggunaannya aman dalam produk kosmetik.
Meskipun inovasi seperti exosome menawarkan potensi besar dalam dunia kecantikan, kita tetap perlu berhati-hati dalam memilih produk yang beredar. Jangan mudah tergiur oleh klaim yang belum terbukti atau produk yang belum memiliki izin edar dari BPOM. Pastikan produk kosmetik yang digunakan telah dinotifikasi dan diproduksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar aman digunakan.
Sebagai konsumen cerdas, pastikan untuk selalu melakukan CekKLIK, yaitu cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa agar kita senantiasa aman dan terhindar dari produk kosmetik berbahaya. (RAL)