Personal Branding Jadi Kunci, BPOM Pacu Kualitas Pelayanan Publik Prima

02-07-2025 Umum Dilihat 214 kali

(Jakarta, 01/07/2025) – Pelayanan publik merupakan salah satu lini terdepan BPOM dalam memenuhi kebutuhan pelaku usaha dan masyarakat terhadap informasi terkait Obat dan Makanan, sekaligus garda utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah melalui tindakan nyata. Penting untuk membangun citra positif lembaga, salah satunya dengan personal branding yang positif. Untuk itu, Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik (PMPU OTSKK) menyelenggarakan peningkatan kompetensi dengan tema ”From Good to Great: Level Up Your Personal Brand for Impact

Kegiatan peningkatan kompetensi diselenggarakan pada Selasa, 1 Juli 2025 dan diikuti oleh pegawai Direktorat PMPU OTSKK serta perwakilan petugas pelayanan publik di Kedeputian 2. Pada kesempatan ini, Ketua Tim Pelayanan Publik, Widihastuti, menyampaikan bahwa dari tahun ke tahun, pengguna layanan di Direktorat PMPU OTSKK mengalami peningkatan, sehingga penting untuk membangun citra yang positif kepada pengguna layanan. Dengan melakukan personal branding, diharapkan dapat meningkatkan etos kerja, kredibilitas, serta dapat meningkatkan motivasi untuk pengembangan diri yang sejalan dengan peningkatan kinerja direktorat.

Sapta Candra, narasumber dari Clear Speak Academy, mengungkapkan ”Dengan mengenali diri sendiri, kita dapat memahami bagaimana kita meregulasi emosi kita, bagaimana langkah yang bisa kita tempuh untuk mengambil keputusan.” Dengan mengenali diri sendiri, kita bisa membentuk personal branding dengan memperkuat citra terbaik diri kita yang asli, supaya bukan lagi kita yang mencari peluang, tapi peluanglah yang mencari kita. Sapta juga memberikan langkah-langkah SIAP agar peserta pelatihan mengenali diri sendiri: Selaraskan nilai dan sikap, Identifikasi keunikan diri, Aktif tampil positif, dan Posisikan diri secara tepat.

Sapta juga menekankan bahwa komunikasi memiliki pengaruh besar terhadap seluruh lini pekerjaan, termasuk dalam memberikan pelayanan publik yang informatif. Namun demikian, komunikasi yang baik tidak hanya bergantung pada apa yang disampaikan, tetapi juga bagaimana pesan itu diterima.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kualitas pelayanan publik di Direktorat PMPU OTSKK semakin meningkat seiring dengan peningkatan kualitas diri dari setiap pelaksana layanan. Pembentukan personal branding yang positif dan komunikasi yang efektif diharapkan dapat mendorong terciptanya budaya kerja yang responsif dan profesional. Hal ini tidak hanya akan menciptakan pengalaman layanan yang prima bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap BPOM sebagai institusi yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan.

Sarana