Pada Jumat – Sabtu, 1 – 2 Maret 2024 di Aula Balai Besar POM Bandung, telah diselenggarakan kegiatan bimbingan teknis Penyuluh/Kader Obat Bahan Alam, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik yang dihadiri oleh Pamong Saka dan anggota Pramuka Pandega dan Penegak yang berasal dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bandung, Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung Barat, serta Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Garut. Anggota Pramuka yang terpilih merupakan perwakilan dari masing-masing kwartir yang dinilai mampu menjadi Kader BPOM yang handal.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik, yang pada kesempatan ini diwakili oleh Ketua Tim Pemberdayaan Masyarakat, Wiwi Hartuti yang menyampaikan bahwa telah dibentuk Satuan Karya Pengawas Obat dan Makanan (SAKA POM) dengan berbagai fungsi krida di 31 Kwartir Daerah atau tingkat provinsi dan 209 Kwartir Cabang atau tingkat kabupaten/kota yang diikuti oleh 7.105 anggota Pramuka. Dengan jumlah yang signifikan ini, anggota Pramuka yang terpilih menjadi Penyuluh/Kader diharapkan mampu menjadi spokeperson BPOM dalam melakukan Komunikasi, edukasi dan Informasi (KIE) terkait Obat Bahan Alam, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik aman kepada masyarakat.
Selanjutnya calon Penyuluh/Kader diberikan pembekalan ilmu terkait BPOM antara lain tentang Program BPOM Goes to Community, Profil BPOM, Cerdas Memilih dan Menggunakan Obat Bahan Alam, Suplemen Kesehatan, Kosmetik yang Aman, dan Pelaporan dan Monitoring Efek Samping OTSKK. Peserta juga dibekali tentang Aplikasi BPOM Mobile serta cara melaporkan KIE melalui Aplikasi SiKerjaDuper.
Pada akhir kegiatan, 55 anggota Pramuka yang telah mengikuti bimbingan teknis dan lulus post-test berhasil dikukuhkan sebagai Penyuluh/Kader BPOM Tahun 2024. Selanjutnya Ketua Tim Kerja Pemberdayaan Masyarakat menyampaikan bahwa anggota Pramuka perlu mendiseminasikan ilmu yang telah mereka dapatkan dari BPOM kepada anggota pramuka serta kepada masyarakat guna mendukung generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.
Direktorat PMPU OTSKK