Pada Jumat, 30 Agustus 2024 di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat telah diselenggarakan kegiatan bimbingan teknis pembentukan Penyuluh dan Kader Obat Bahan Alam, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Aman yang dihadiri oleh pimpinan, pengurus, serta anggota Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) perwakilan dari 38 Provinsi di Indonesia.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik, Mohamad Kashuri, serta sambutan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia, Noffendri. Pada sambutan disampaikan bahwa kegiatan bimbingan teknis dan pembentukan penyuluh dan kader merupakan tindak lanjut penandatanganan Komitmen Bersama antara Kedeputian Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik Badan Pengawas Obat dan Makanan Dengan Ikatan Apoteker Indonesia tentang Dukungan Pada Program Badan POM Goes to Community yang ditandatangani pada tanggal 12 April 2023. Komitmen bersama ini dapat menjadi landasan sinergi program BPOM Goes to Community dengan program pemberdayaan masyarakat IAI yaitu Kampung ASK ME DAGUSIBU (Apoteker Sahabat Keluarga Melayani Edukasi Cara Mendapatkan, Menggunakan, Menyimpan, Membuang Obat dengan Benar).
Selanjutnya calon Penyuluh dan Kader diberikan pembekalan pengetahuan antara lain tentang Profil BPOM, Obat Bahan Alam, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik Aman dan aplikasi BPOM Mobile. Pada akhir kegiatan, 76 orang anggota IAI seluruh Indonesia telah mengikuti bimbingan teknis dan lulus post-test dikukuhkan sebagai Penyuluh dan Kader Obat Bahan Alam, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik Aman Tahun 2024.
Dengan bersinerginya program BPOM Goes to Community dan Kampung Ask Me Dagusibu, diharapkan dapat meningkatkan cakupan dan efektifitas pelaksanaan program pemberdayaan berbasis partisipasi masyarakat serta berperan aktif dalam pelaksanaan KIE agar masyarakat terhindar dari produk Obat Bahan Alam, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik yang berbahaya bagi kesehatan.
Direktorat PMPU OTSKK
30 Agustus 2024