Jakarta 2024. Pameran Jasa Maklon Produk Suplemen, Herbal dan Kosmetik bertajuk CMEI (Contract Manufacturing &Private Label Expo Indonesia) 2024 & Health+Beauty Expo Indonesia 2024 yang diselenggarakan oleh PT Nusaraya ASA Pameran di SMESCO Exhibition Hall pada tanggal 6 – 8 Maret 2024.
Kegiatan dibuka oleh Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan Pengawas Obat dan Makanan (Mohamad Kashuri), Project Director ASA Exhibitions (Alex Chandra) dan Ketua Umum APSKI (Decky Yao). Salah satu rangkaian kegiatan adalah seminar, BPOM berpartisipasi dalam memberikan materi dengan tema regulasi perizinan produk oleh Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, Direktorat Registrasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, dan Direktorat Pengawasan Kosmetik.
Project Director ASA Exhibition, Alex Chandra menjelaskan bahwa kegiatan ini didukung oleh Pemerintah dan Asosiasi terkait melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Asosiasi Pengusha Suplemen Kesehatan Indonesia (APSKI) , dan LPPOM MUI. Pameran ini bukan sekedar pertemuan bisnis, tetapi juga sebuah platform yang dirancang untuk merayakan dan memajukan industri kecantikan dan kesehatan di Indonesia.
“Dengan mengambil tagline ‘Everyone Can Be A Brand Owner’ kami bangga menjadi bagian dari Upaya Bersama untuk meningkatkan pertumbuhan entrepreneur di negeri ini,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM, Mohamad Kashuri menyatakan, kosmetik, suplemen kesehatan dan obat tradisional saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar selain sandang, pangan, papan. Data menunjukan adanya peningkatan ekonomi untuk kosmetik sekitar 6 persen setiap tahun hingga tahun 2028 nanti.
“Kita bayangkan mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur selalu terkait dengan kosmetik. Saat ini paradigma preventif itu lebih utama dibandingkan pengobatan oleh karenanya suplemen kesehatan menjadi kebutuhan dasar juga. Bagi seseorang yang tidak fit tentu akan selalu mengkonsumsi suplemen kesehatan,” katanya
BPOM melalui Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik turut berpartisipasi dalam pameran tersebut dengan menampilkan booth BPOM bertema “Membangun Potensi Lokal Menuju Standar Global” yang juga menampilkan produk-produk UMKM Obat Bahan Alam, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik binaan BPOM. Selain itu juga disediakan layanan konsultasi perizinan Obat Bahan Alam, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, serta jamu gratis bagi peserta pameran sebagai ajang promosi budaya minum jamu. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan games menarik yang dapat diikuti oleh peserta pameran.
BPOM terus berupaya memberi dukungan terhadap Industri dan UMKM Obat Bahan Alam, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik agar dapat menghasilkan produk yang aman, bermutu dan berdaya saing.
Direktorat PMPU OTSKK