Tubuh yang sehat dan kuat tidak datang begitu saja. Di baliknya, ada berbagai zat gizi yang bekerja menjaga fungsi vital tubuh, salah satunya vitamin A. Zat gizi ini memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendukung pertumbuhan dan regenerasi sel. Tak hanya itu, vitamin A juga berfungsi untuk menjaga kinerja organ vital seperti jantung, paru-paru, dan ginjal agar tetap berfungsi optimal.
Di Indonesia, masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya vitamin A. Padahal, sumbernya mudah ditemukan dalam makanan sehari-hari. Sumber hewani vitamin A meliputi hati, ikan, telur, ayam, bebek, dan produk susu. Sedangkan sumber nabatinya berasal dari sayuran berdaun hijau, wortel, tomat, labu kuning, pepaya, mangga, jambu merah, dan pisang. Saat ini juga tersedia berbagai produk pangan yang difortifikasi vitamin A, seperti margarin, susu, dan sereal siap saji. Untuk bayi, Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber vitamin A alami terbaik, terutama jika ibu memiliki asupan yang cukup.
Sayangnya, hanya 5 dari 10 baduta (anak dibawah dua tahun) yang mengonsumsi makanan beragam (Survei Status Gizi Indonesia, 2021). Dengan belum maksimalnya konsumsi makanan yang beragam, perlu ada upaya khusus untuk memastikan balita mendapatkan kebutuhan zat gizi yang mencukupi. Oleh karena itu pemerintah melalui Kementerian Kesehatan melakukan program pemberian vitamin A yang dilakukan di Posyandu ataupun fasilitas pelayanan kesehatan lain 2 kali dalam 1 tahun (Februari dan Agustus).
Suplementasi vitamin A dilakukan pada bayi, balita, dan ibu nifas. Pemberian vitamin A untuk bayi 6-11 bulan dalam bentuk kapsul vitamin A biru 100.000 IU (internasional unit). Untuk balita 12-59 bulan serta ibu nifas mendapa kapsul vitamin A merah 200.000 IU. Dosis maksimal bagi orang dewasa adalah 5.000 IU (1.500 mcg) per hari.
Asupan vitamin A harus seimbang tidak boleh kekurangan atau kelebihan. Kekurangan Vitamin A (KVA) dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari rabun senja, mata kering, hingga kebutaan permanen, kulit bersisik dan penurunan daya tahan tubuh, gangguan pertumbuhan dan masalah kesuburan. Jika berlebihan (hipervitaminosis A) dapat menyebabkan mual, pusing, nyeri tulang, bahkan kerusakan hati.
Apabila kebutuhan vitamin A tidak terpenuhi dari makanan, suplementasi vitamin A dapat menjadi solusi. Bentuk sediaan suplemen bermacam-macam mulai dari kapsul lunak dengan ujung yang dapat digunting untuk balita dan anak-anak, kapsul, tablet, dan tetes drop. Produk suplemen kesehatan mengandung vitamin memiliki risiko tinggi menjadi produk substandard di peredaran. Hal ini disebabkan karena stabilitas dan formulasinya yang masih menjadi tantangan bagi para produsen produk suplemen kesehatan.
Untuk memastikan produk suplemen aman dan bermutu, masyarakat diimbau selalu melakukan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk. Langkah sederhana ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga. Vitamin A cukup, tubuh sehat, dan penglihatan kuat. (ARS)
Referensi:
-
Kemenkes RI. (2022). Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/buku-saku-hasil-studi-status-gizi-indonesia-ssgi-tahun-2021/.
-
National Institutes of Health (NIH) – Office of Dietary Supplements (ODS). Vitamin A and Carotenoids. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminA-HealthProfessional/.
-
Kemenkes RI. (2025). Profil Kesehatan Indonesia 2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. https://kemkes.go.id/id/profil- kesehatan-indonesia-2024.
-
Peraturan BPOM Nomor 15 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan BPOM Nomor 32 Tahun 2022 tentang Kriteria dan Tata Laksana Registrasi Suplemen Kesehatan.
-
Puspitasari, Diah Ayu, dkk. (2022). Nanoemulsi Ekstrak Wortel dan Virgin Coconut Oil sebagai suplemen Pro-Vitamin A untuk Mencegah Kekurangan Vitamin A. agriTECH, 42 (1), 65-74. https://doi.org/10.22146/agritech.47743.
-
Situmorang, Paskah Rina, dkk. (2024). Peningkatan Pengetahuan Ibu Tenang Manfaat Pemberian Vitamin A pada Balita di Desa Tanjung Mulia Hilir Kecamatan Medan Deli. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA), 4 (1). http://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/Ji-SOMBA.